Mengintip Geliat Ekonomi Desa Kemawi: Dari Manisnya Gula Kelapa hingga Gurihnya Keripik Tempe
Pendataan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dilakukan oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) di Desa Kemawi memberikan gambaran mengenai potensi ekonomi masyarakat di setiap wilayah RW. Hasil pendataan menunjukkan bahwa sektor pangan menjadi bidang usaha yang paling dominan, dengan variasi jenis usaha yang berkembang di masing-masing RW.
Di RW 1, aktivitas UMKM masyarakat didominasi oleh sektor bahan pangan, khususnya produksi gula merah dan gula kristal yang dijalankan sebagai usaha rumahan. Selain itu, terdapat pula UMKM di sektor makanan olahan, seperti tempe, keripik, peyek, serta usaha kuliner berupa warung rujak dan penjualan pecel serta makanan ringan. Di luar sektor pangan, RW 1 juga memiliki UMKM di bidang jasa penjahitan yang melayani kebutuhan masyarakat sekitar.
Di RW 2, hasil pendataan menunjukkan bahwa UMKM masyarakat mayoritas bergerak di sektor makanan dan minuman. Usaha yang dijalankan meliputi produksi jajanan, makanan siap santap, serta usaha titip jual di warung. Selain sektor kuliner, terdapat pula UMKM di bidang kerajinan serta usaha sembako dan jajan. Beberapa pelaku UMKM di wilayah ini juga mulai menerapkan inovasi sederhana, seperti penggunaan stiker kemasan untuk meningkatkan daya tarik produk.
Pendataan di RW 3 menunjukkan bahwa kegiatan UMKM masyarakat didominasi oleh usaha makanan dan snack rumahan. Jenis usaha yang terdata antara lain produksi tempe mendoan dengan kemasan tradisional daun, serta pembuatan aneka snack seperti risol dan putu ayu yang dipasarkan di lingkungan sekitar.
Di RW 4, sektor bahan pangan berbasis gula kelapa menjadi usaha yang paling menonjol. UMKM di wilayah ini banyak bergerak dalam produksi gula kristal, gula cetak, gula semut, dan gula cair, baik sebagai pengolah maupun pengepul. Selain itu, RW 4 juga memiliki UMKM di sektor makanan siap saji, seperti seblak, salad, dan piscok, yang menambah keragaman jenis usaha masyarakat.
Sementara itu, hasil pendataan di RW 5 menunjukkan bahwa UMKM masyarakat bergerak pada sektor bahan pangan dan makanan olahan, seperti produksi gula merah, keripik pisang, tempe kedelai, serta usaha ayam potong. Selain sektor pangan, terdapat pula UMKM di bidang kerajinan, seperti pengrajin sapu, serta usaha kelontong dan sembako yang berperan dalam memenuhi kebutuhan harian masyarakat.
Komentar
Posting Komentar